Kamis, 30 Juni 2016

Keunikan Angka 114



KEUNIKAN ANGKA 114
Sopiatin 152151205 

A
ngka 114 adalah salah satu angka yang mempunyai keunikan tersendiri. Angka tersebut terletak di antara angka 113 dan angka 115. Di dalam Al-Qur’an, terdapat 114 surah, dengan surah terpanjang terdiri atas 286 ayat, yaitu Al-Baqarah, dan terpendek terdiri dari 3 ayat, yaitu Al-‘Ashr dan An-Nashr sebagian ulama menyatakan jumlah ayat di Al-Qur’an adalah 6.236.
1.    114 merupakan jumlah total dari surah dalam Al-Qur’an
Surah: سورة adalah pembagian yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Al-Qur'an dibagi menjadi 114 bab yang disebut surah. Pembagian menjadi surah-surah merupakan pembagian yang dituliskan oleh Al-Quran sendiri. Ayat-ayat yang memuat kata "Surah" antara lain, umumnya pemberian nama surah disesuaikan dengan tema yang dibicarakan surah tersebut atau dengan nama yang telah ada dalam surah. Dalam naskah-naskah kuno Al-Quran, nama-nama surah sering dituliskan dengan nama semisal "Surah yang membicarakan sapi betina [Al-Baqoroh]" atau "Surah yang membicarakan keluarga Imron [Al-Imron]".
Kadang juga beberapa kata atau bahkan kaliamat dari suatu surah dipakai untuk menamakan surah, seperti surah “Iqro Bismi Robbika, Innaa Anzalnaahu, dan Lam Yakun”. Sifat suatu surah juga dapat digunakan untuk menamakan surah itu, seperti surah “Faathatul Kitaab, Ummul Kitab, As-Sab’ul Matsani, Al-Ikhlas dan Nisabatur Robbi”. Nama-nama dan sifat-sifat ini telah ada pada masa awal Islam berdasarkan kesaksian asar dan sejarah. Bahkan, nama sebagian surah telah disebutkan dalam beberapa surah, seperti surah Al-Baqoroh, Al-Imron, Hud dan Al-Waqi’ah” yang mengidentifik\kasikan bahwa nama surah-surah tersebut telah ditentukan di zaman Muhammad dan bukan sesuatu yang ditentukan oleh Muhammad secara syar'i.
2. Nilai gematrikal (Numerik) dalam jami’u  yang 114 sama  dengan Al-qur’an.
Dalam Al-Qur’an surah Al-Imron ayat 9 mengatakan bahwa Allah adalah pengumpul umat manusia untuk hari kiamat, dan di dalam surah An-Nisa ayat 140 mengatakan bahwa Allah adalah pengumpul semua orang ditakdirkan untuk Neraka. Di sisi lain, dalam Surah Al-Qiyamah ayat 17, Allah berjanji untuk memastikan pertemuan yang tepat (atau kumpulan) dari ayat-ayat Quran.
Nilai gematrikal (numerik) kata (Jami'u = Kolektor atau Pengumpul): 3 + 1 + 40 + 70 = 114.
Tidak ada kebetulan. Tuhan tahu sejak penciptaan bahwa Dia akan menjadi Kolektor dari Quran, pengumpul dari wahyu dan Dia beri nilai 114 gematical dengan kata (Jami'u).
Dengan demikian, nilai gematical dari Jami'u yang 114 sama dengan jumlah Surah Quran. Selain sebagai penulis Al-Quran, Allah membuat diri bertanggungjawab atas pengumpulan dari Al-Quran. Hal ini menjelaskan hubungan antara nama khusus Allah (Al-Jami'u) dan jumlah Surah dalam Quran. Allah sendiri memberi kita petunjuk dalam QS 75:17.
3.    Basmalah terjadi dalam Al-Qur’an 114 kali=19x6
Kalimat basmallah di dalam Al-Quran disebutkan 114 kali (114 = 6 x 19). Surat ke-9 tidak dimulai dengan basmallah, surat ke-27 memakai basmallah 2 kali (yaitu pada pembuka dan pada ayat 30). Kalimat basmalah di sebutkan dalam Al-Quran berjumlah 114 (19×6). Meskipun pada Surah 9 (At Taubah) tidak ada basmalah pada permulaan surah sehingga jumlah Basmalah kalau dilihat pada awal surah kelihatan hanya 113, tetapi pada Surah 27 ayat 30 terdapat ekstra Basmalah (dan juga 27+30=57, atau 19 x. Dengan demikian jumlah Basmalah tetap 114:
1)        Basmallah (بسم الله الرحمن الرحيم) terjadi dalam Quran 114 kali = 19 x 6, meskipun tidak ada Basmallah dari Surah 9. Ayat pertama dari Quran memberikan indikasi jumlah Surah di buku.
2)        Surah 110, bab terakhir mengungkapkan memiliki tiga ayat nomor dan satu un-nomor ayat, yaitu Basmallah. 110 + 4 = 114 ayat. Seolah-olah Surah 110 yang mengungkapkan Surah terakhir merefleksikan total surah dalam Al-Qur'an.
3)        Jumlah bab dalam Al-Quran adalah 114 ( 6 x 19) dan 619 adalah bilangan prima ke-114. 
4.    Surah Maryam (Bab 19)
Surah Maryam (Bab 19) adalah 6 tahun diparaf surah yang terungkap. Perhatikan bahwa 619 adalah bilangan prima dan itu adalah bilangan prima 114 dan 114 = 6 x 19. Kita semua tahu bahwa 114 adalah jumlah Surah dalam Al-Quran. Kata الله (Allah) disebutkan untuk pertama kalinya dalam Sura Maryam (Bab 19) dalam ayat 30. Perhatikan bahwa 30 adalah angka komposit ke-19. Ayat 19 adalah ayat 114 yang berisi kata "Allah" menurut urutan wahyu dari Surah. Nomor 19, kode keajaiban Quran disebutkan dalam ayat 30 dari Surah 74.
5.    Bahan kimia unsur angka 114 memiliki inti sihir.
   Sebuah inti sihir adalah satu yang sangat stabil dengan semua kerang ditutup. Angka-angka ajaib dalam inti adalah 2,8,20,28,50 dan 82 sejauh kita tahu dalam tabel periodik unsur. Sangat menarik untuk dicatat bahwa 2 +8 +20 +28 +50 +82 = 190 (= 19 x 10).
6.    Angka 114 ini adalah pasangan 6236
Kitab Suci tersebut terdiri dari 114 bab dengan 6236  kalimat atau ayat. Pikiran aneh  memang mengingat isi kitab merupakan catatan berbagai peristiwa diberbagai tempat, selama kurang lebih 23 tahun Nabi menjalankan misinya. Namun, karena Tuhan memberi pernyataan, bahwa segala sesuatu dihitung dengan sangat teliti, tentunya ada alasan tertentu mengapa dia memilih angka 114 dan 6236. Mengapa dia tidak memilih angka 99 dengan 6666, misalnya. Itukan angka cantik dan mudah diingat?
Angka 114, misalnya, sepintas bukanlah angka istimewa. Ia bukan bilangan ganjil, atau juga bukan bilangan prima. Bilangan prima dalam matematika adalah bilangan yang tidak dapat dibagi habis oleh angka yang lain, kecuali oleh bilangan itu sendiri atau angka 1. Misalnya, 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19…dan seterusnya. Inilah mengapa disebut prima. Angka 114 juga bukan salah satu angka pada deretan Fibonacci. Deret Fibonacci adalah 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144……dan seterusnya. Apalagi angka 6236….bukan angka istimewa Serikat.
Kelompok pemburu angka-angka ajaib mereka adalah Faride Firoozbakht, Anurag Sahay, dan W. Edwin Clark.
Berikut keterangannya :
Dari sejumlah kejaiban matematika di jagad raya, terdapat 3 angka yang berpasangan, atau disebut triple numbers: 23 – 114 – 6236.
114 dan 6236 adalah angka yang mengagumkan, termasuk jarang dalam sistem bilangan. Ini hanya bisa dihasilkan dari suatu iterasi perhitungan komputer yang mencari semua bilangan-bilangan aneh (weird) dan ajaib (magic). Bilangan 114 dan 6236 boleh dikatakan angka biasa, tetapi jika kedua angka ini disandingkan mulai dari yang angkanya kecil akan menghasilkan efek bolak-balik (reversible effect) yang mencengangkan. Karena hasilnya pun merupakan kebalikannya. Coba kita perhatikan,
1146236 = 7 x 13 x 12596 dan kita membacanya dari kanan ke kiri, menjadi:
6326411 = 7 x 13 x 69521
Perhatikan angka 1146236 dan kebalikannya 6326411, kemudian juga hasilnya 12596 menjadi 69521, terbalik juga.
Sekarang kita sandingkan dengan angka 23, ia menjadi 236236. Ini berarti: 236236 = 7 x 13 x 2596 dan dibalik dari kanan 632632 = 7 x 13 x 6952, juga memiliki efek bolak-balik.
Sangat unik, karena tidak semua bilangan di dunia ini yang menimbulkan efek bolak-balik bila disandingkan dengan 114. Dengan demikian, sekali lagi Matematika menyebut 23 – 114 – 6236 sebagai The Magic Of The Triple Numbers. Dimana nyatanya, angka 23 digunakan sebagai jumlah pasangan kromosom manusia, sedangkan angka 114 dan 6236 digunakan pada Kitab Suci Muslim Al-Qur’an.
7.    Angka 114 seperti kupu-kupu
Angka tersebut seperti kupu-kupu yang sayapnya simetris sempurna, baik jenis warna, pola dan bentuk sayapnya sama. Sayap kiri 114 x 19 dan sayap kanan juga 114 x 19.
kita sebut sayap kiri, maksudnya kelompok yang nomor suratnya dapat dibagi habis oleh angka 2, tetapi tidak bisa dibagi oleh angka 3. Misalnya nomor surat 2, 4, 8, 10, 14, …112.
Disebut batang tubuh, maksudnya kelompok yang nomor suratnya habis dibagi oleh angka 3. Misalnya nomor surat: 3, 6, 9, 12, 15,…… 114.
Disebut sayap kanan, maksudnya kelompok surat yang nomornya tidak dapat dibagi oleh angka 2 dan 3, atau sisa kelompok 1 dan 2. Misalnya nomor surat :1, 5, 7, 11, 13 ……..113. Masing-masing kelompok ini akan tepat terdiri dari 38 surat, pasti. Tabel lengkap. Nomor surat sayap kiri, 38 surat
bernomor: 2, 4, 8, 10, 14, 16, 20, 22, 26, 28, 32, 39, 38, 40, 44, 46, 50, 52, 56,
58, 62, 64, 68, 70, 74, 76, 80, 82, 86, 88, 92, 94, 98, 100, 104, 106, 110, 112 .
Jumlah bilangannya adalah 2.166 atau 114 x 19.
Nomor surat batang tubuh, 38 surat bernomor:
3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30, 33, 36, 39, 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, 66,
69, 72, 75, 78, 81, 84, 87, 90, 93, 96, 99, 102, 105, 108, 111, 114.
Jumlah bilangannya total adalah 2.223 atau 117 x 19. Nomor surat sayap kanan, 38
nomor surat: , 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 25, 29, 31, 35, 37, 41, 43, 47, 49, 53, 55,
59, 61, 65, 67, 71, 73, 77, 79, 83, 85, 89, 91, 97, 95, 101, 103, 107, 109, 113.
Jumlah bilangan adalah 2.166 atau 114 x 19. Ini adalah bentuk serupa dengan kupu-kupu, kedua sayapnya simetris sempurna, sama-sama 114 x 19, batang tubuhnya 117 x 19
8.    Angka 114 memiliki keanehan dalam matematika
Angka 114 memilki karakter yang unik dalam matematika. Walaupun sepintas terlihat tidak ada sesuatu yang istimewa, ia bilangan bulat positif biasa, bukan bilangan prima, dan bahkan bukan bilangan ganjil, sebagaimana yang ditunjukkan pada umumnya oleh tradisi Islam.
Beberapa alasan mengapa angka 114 adalah unik dalam matematika, ditemukan oleh para ilmuwan Muslim yang melakukan penelitian Kitab mulia secara intensif. Pertama, ia membentuk angka yang terdiri dari 6 x 19 dan bilangan prima yang ke-114 adalah 619.
9.    Mazmur 114
Mazmur 114 merupakan Mazmur yang menggambarkan tentang karya penyelamatan Allah yang berpengaruh kepada keadaan alam di sekitar orang Israel pada waktu itu. ini membuktikan kepada dunia yang belum percaya bahwa keluarnya orang Israel bukanlah karena kekuatan manusia, keluarnya orang Israel dari Mesir menjadi pertanda bahwa mereka milik Allah, ini menjadi perintah kepada seluruh dunia mengenal kemahakuasaan Allah (Allahnya orang Israel).  
Informasi-informasi yang ada di dalam Mazmur 114 adalah informasi yang hidup yang pesannya tetap berlaku bagi kita yang membacanya sampai saat ini. Dapat kita liat didalam mazmur 114 ini membuktikan kepada seluruh manusia bahwa keluarnya orang Israel bukanlah karena kekuatan manusia.
10.              Bilangan 114 yang ajaib
Sekali lagi, angka 114 sepintas lalu tidak istimewa. Kita harus berterima kasih kepada para matematikawan yang telah melakukan studi detil mengenai angka 114 ini, selama tahunan. Salah satunya adalah Prof. Dr Bassam Jarrar warga Amerika keturunan  Lebanon, dengan Noon Centre-nya. Ia dibantu oleh Super Computer sehingga berhasil menggali keistimewaan angka 114.
Fakta Pertama: Sebagaimana kita tahu, saya telah menguraikan dalam my Notes sebelumnya dengan angka 114, kita akan mendapatkan susunan Kitab Mulia yang berpasangan, 57 surah homogen dan 57 surah heterogen. Berpasangan atau azwaaja , baik yang telah diketahui maupun yang belum diketahui (Qs, 36:36). Inilah keajaiban susunan Kitab mulia, yang tidak mungkin didapatkan dari buku-buku lainnya, apapun isinya  dan bahasanya. (See my Notes, tentang Kitab mulia berpasangan sempurna).
Fakta Kedua: Angka 114 adalah kelipatan bilangan 19, bilangan prima yang digunakan sebagai kode utama Kitab mulia, yaitu 6 x 19. Anehnya, kombinasi 6 dan 19, adalah bilangan 619 yaitu bilangan prima juga. Ia bilangan prima yang ke-114.
Supaya mudah bagi pembaca, di bawah ini ditampilkan tabel BP hingga 619.
Pada tabel berikut, deretan Bilangan Prima. Angka 619 adalah BP yang ke-114.

         2        3         5        7        11        13       17       19        23         29
31      37       41      43      47        53       59       61        67         71
73      79       83      89      97        101     103     107      109       113
127    131     137    139    149      151     157     163      167       173
179   181      191    193    197      199     211     223      227       229
233     239    241     251    257     263     269     271      277      281
283     293    307     311    313      317     331     337     347      349

353    359     367     373    379      383     389     397     401      409
419    421     431     433    439      443     449     457     461      463
467    479     487     491    499      503     509     521      523     541
547    557     563     569    571      577     587     593      599      601
607    613    617      619

Kita dapat lihat, BP di atas disusun tiap baris ada 10 angka. Semuanya, ada 11 baris ditambah baris ke-12 yang hanya sampai 4 angka saja. Artinya, itulah angka ke-114 dari BP, yang menunjukkan bilangan 619.
Fakta Ketiga: Ternyata, angka 114 yang terlihat tidak istimewa, justru sebaliknya. Semua bilangan pada atau di dalam angka ini (1 sampai dengan 114), terbagi menjadi 3 partisi simetris, layaknya seperti kupu-kupu. Ditengah adalah batang tubuhnya (117 x 19) dan disampingnya adalah kedua sayapnya (114 x 19). Partisi pertama adalah nomor-nomor Surat yang dapat habis dibagi angka 2 (genap). Tetapi jika dapat habis dibagi angka 3, angka tersebut masuk pada partisi kedua. Sedangkan partisi ketiga, adalah nomor-nomor  Surat yang tidak dapat dibagi 2 dan 3. Ajaib, semua partisi, terdiri dari 38 Surat (2 x 19). Tepat, tidak kurang dan tidak lebih.



KESIMPULAN
Jadi, pemilihan angka 114 pada jumlah Surah di Kitab Mulia bukan sembarangan, sepintas ia tidak istimewa. Padahal angka 114 dalam matematika adalah salah satu bilangan ajaib (The Magic Number. Sebagaimana kupu-kupu, simetris sempurna kedua sayapnya, Batang tubuhnya adalah (117 x 19) dan kedua sayapnya adalah (114 x 19). Fakta telah menunjukkan bahwa angka 114  dipilih karena istimewa  ia akan diketahui  ajaib jika para pembaca memahami matematika. Ini sesuai dengan penggalan ayat yang berarti “Tuhan menghitung (menciptakan)  segala sesuatu dengan hitungan yang teliti, satu persatu  atau math“ (Qs, 72:28).

 DAFTAR PUSTAKA

2 komentar: