KEUNIKAN
ANGKA 114
Sopiatin
– 152151205
|
A
|
ngka 114
adalah salah satu angka yang mempunyai keunikan tersendiri. Angka tersebut
terletak di antara angka 113 dan angka 115. Di dalam Al-Qur’an, terdapat 114
surah, dengan surah terpanjang terdiri atas 286 ayat, yaitu Al-Baqarah, dan
terpendek terdiri dari 3 ayat, yaitu Al-‘Ashr dan An-Nashr sebagian ulama
menyatakan jumlah ayat di Al-Qur’an adalah 6.236.
1. 114
merupakan jumlah total dari surah dalam Al-Qur’an
Surah:
سورة adalah pembagian yang terdapat di dalam
Al-Qur’an. Al-Qur'an dibagi menjadi 114 bab yang disebut surah. Pembagian menjadi surah-surah merupakan pembagian yang
dituliskan oleh Al-Quran sendiri. Ayat-ayat yang memuat kata "Surah"
antara lain, umumnya pemberian nama surah disesuaikan dengan tema yang
dibicarakan surah tersebut atau dengan nama yang telah ada dalam surah. Dalam
naskah-naskah kuno Al-Quran, nama-nama surah sering dituliskan dengan nama
semisal "Surah yang membicarakan sapi betina [Al-Baqoroh]" atau
"Surah yang membicarakan keluarga Imron [Al-Imron]".
Kadang
juga beberapa kata atau bahkan kaliamat dari suatu surah dipakai untuk
menamakan surah, seperti surah “Iqro Bismi Robbika, Innaa Anzalnaahu, dan Lam
Yakun”. Sifat suatu surah juga dapat digunakan untuk menamakan surah itu, seperti
surah “Faathatul Kitaab, Ummul Kitab, As-Sab’ul Matsani, Al-Ikhlas dan Nisabatur
Robbi”. Nama-nama dan sifat-sifat ini telah ada pada masa awal Islam
berdasarkan kesaksian asar dan sejarah. Bahkan, nama sebagian surah telah
disebutkan dalam beberapa surah, seperti surah Al-Baqoroh, Al-Imron, Hud dan
Al-Waqi’ah” yang mengidentifik\kasikan bahwa nama surah-surah tersebut telah
ditentukan di zaman Muhammad dan bukan sesuatu yang ditentukan oleh Muhammad
secara syar'i.
2. Nilai
gematrikal (Numerik) dalam jami’u yang 114 sama dengan Al-qur’an.
Dalam Al-Qur’an surah Al-Imron ayat
9 mengatakan bahwa Allah adalah pengumpul umat manusia untuk hari kiamat, dan
di dalam surah An-Nisa ayat 140 mengatakan bahwa Allah adalah pengumpul semua orang
ditakdirkan untuk Neraka. Di sisi lain, dalam Surah Al-Qiyamah ayat 17, Allah
berjanji untuk memastikan pertemuan yang tepat (atau kumpulan) dari ayat-ayat
Quran.
Nilai gematrikal (numerik) kata (Jami'u = Kolektor atau
Pengumpul): 3 + 1 + 40 + 70 = 114.
Tidak ada kebetulan. Tuhan tahu
sejak penciptaan bahwa Dia akan menjadi Kolektor dari Quran, pengumpul dari
wahyu dan Dia beri nilai 114 gematical dengan kata (Jami'u).
Dengan demikian, nilai gematical
dari Jami'u yang 114 sama dengan jumlah Surah Quran. Selain sebagai penulis Al-Quran,
Allah membuat diri bertanggungjawab atas pengumpulan dari Al-Quran. Hal ini
menjelaskan hubungan antara nama khusus Allah (Al-Jami'u) dan jumlah Surah
dalam Quran. Allah sendiri memberi kita petunjuk dalam QS 75:17.
3.
Basmalah terjadi dalam
Al-Qur’an 114 kali=19x6
Kalimat
basmallah di dalam Al-Quran disebutkan 114 kali (114 = 6 x 19). Surat
ke-9 tidak dimulai dengan basmallah, surat ke-27 memakai basmallah 2 kali (yaitu
pada pembuka dan pada ayat 30). Kalimat basmalah di sebutkan dalam Al-Quran
berjumlah 114 (19×6). Meskipun pada Surah 9 (At Taubah) tidak ada basmalah pada
permulaan surah sehingga jumlah Basmalah kalau dilihat pada awal surah
kelihatan hanya 113, tetapi pada Surah 27 ayat 30 terdapat ekstra Basmalah (dan
juga 27+30=57, atau 19 x. Dengan demikian jumlah Basmalah tetap 114:
1)
Basmallah (بسم الله الرحمن الرحيم)
terjadi dalam Quran 114 kali = 19 x 6, meskipun tidak ada Basmallah dari Surah
9. Ayat pertama dari Quran memberikan indikasi jumlah Surah di buku.
2)
Surah 110, bab terakhir
mengungkapkan memiliki tiga ayat nomor dan satu un-nomor ayat, yaitu Basmallah.
110 + 4 = 114 ayat. Seolah-olah Surah 110 yang mengungkapkan Surah terakhir
merefleksikan total surah dalam Al-Qur'an.
3)
Jumlah bab dalam Al-Quran adalah 114
( 6 x 19) dan 619 adalah bilangan prima ke-114.
4.
Surah Maryam (Bab 19)
Surah Maryam (Bab 19) adalah 6 tahun
diparaf surah yang terungkap. Perhatikan bahwa 619 adalah bilangan prima dan
itu adalah bilangan prima 114 dan 114 = 6 x 19. Kita semua tahu bahwa 114
adalah jumlah Surah dalam Al-Quran. Kata الله
(Allah) disebutkan untuk pertama kalinya
dalam Sura Maryam (Bab 19) dalam ayat 30. Perhatikan bahwa 30 adalah angka
komposit ke-19. Ayat 19 adalah ayat 114 yang berisi kata "Allah"
menurut urutan wahyu dari Surah. Nomor 19, kode keajaiban Quran disebutkan
dalam ayat 30 dari Surah 74.
5.
Bahan kimia
unsur angka 114 memiliki inti sihir.
Sebuah
inti sihir adalah satu yang sangat stabil dengan semua kerang ditutup.
Angka-angka ajaib dalam inti adalah 2,8,20,28,50 dan 82 sejauh kita tahu dalam
tabel periodik unsur. Sangat menarik untuk dicatat bahwa 2 +8 +20 +28 +50 +82 =
190 (= 19 x 10).
6.
Angka 114 ini adalah
pasangan 6236
Kitab Suci tersebut terdiri dari 114
bab dengan 6236 kalimat atau ayat.
Pikiran aneh memang mengingat isi kitab
merupakan catatan berbagai peristiwa diberbagai tempat, selama kurang lebih 23
tahun Nabi menjalankan misinya. Namun, karena Tuhan memberi pernyataan, bahwa
segala sesuatu dihitung dengan sangat teliti, tentunya ada alasan tertentu
mengapa dia memilih angka 114 dan 6236. Mengapa dia tidak memilih angka 99
dengan 6666, misalnya. Itukan angka cantik dan mudah diingat?
Angka 114, misalnya, sepintas
bukanlah angka istimewa. Ia bukan bilangan ganjil, atau juga bukan bilangan
prima. Bilangan prima dalam matematika adalah bilangan yang tidak dapat dibagi
habis oleh angka yang lain, kecuali oleh bilangan itu sendiri atau angka 1.
Misalnya, 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19…dan seterusnya. Inilah mengapa disebut prima.
Angka 114 juga bukan salah satu angka pada deretan Fibonacci. Deret Fibonacci
adalah 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144……dan seterusnya. Apalagi angka
6236….bukan angka istimewa Serikat.
Kelompok pemburu angka-angka ajaib
mereka adalah Faride Firoozbakht, Anurag Sahay, dan W. Edwin Clark.
Berikut keterangannya :
Berikut keterangannya :
Dari sejumlah kejaiban matematika di
jagad raya, terdapat 3 angka yang berpasangan, atau disebut triple numbers: 23
– 114 – 6236.
114 dan 6236 adalah angka yang
mengagumkan, termasuk jarang dalam sistem bilangan. Ini hanya bisa dihasilkan
dari suatu iterasi perhitungan komputer yang mencari semua bilangan-bilangan
aneh (weird) dan ajaib (magic). Bilangan 114 dan 6236 boleh dikatakan angka
biasa, tetapi jika kedua angka ini disandingkan mulai dari yang angkanya kecil
akan menghasilkan efek bolak-balik (reversible effect) yang mencengangkan.
Karena hasilnya pun merupakan kebalikannya. Coba kita perhatikan,
1146236 = 7 x 13 x 12596 dan kita
membacanya dari kanan ke kiri, menjadi:
6326411 = 7 x 13 x 69521
6326411 = 7 x 13 x 69521
Perhatikan angka 1146236 dan
kebalikannya 6326411, kemudian juga hasilnya 12596 menjadi 69521, terbalik
juga.
Sekarang kita sandingkan dengan
angka 23, ia menjadi 236236. Ini berarti: 236236 = 7 x 13 x 2596 dan dibalik
dari kanan 632632 = 7 x 13 x 6952, juga memiliki efek bolak-balik.
Sangat unik, karena tidak semua
bilangan di dunia ini yang menimbulkan efek bolak-balik bila disandingkan
dengan 114. Dengan demikian, sekali lagi Matematika menyebut 23 – 114 – 6236
sebagai The Magic Of The Triple Numbers. Dimana nyatanya, angka 23 digunakan
sebagai jumlah pasangan kromosom manusia, sedangkan angka 114 dan 6236 digunakan
pada Kitab Suci Muslim Al-Qur’an.
7.
Angka 114 seperti
kupu-kupu
Angka tersebut seperti kupu-kupu yang sayapnya simetris sempurna, baik
jenis warna, pola dan bentuk sayapnya sama. Sayap kiri 114 x 19 dan sayap kanan
juga 114 x 19.
kita sebut sayap kiri, maksudnya
kelompok yang nomor suratnya dapat dibagi habis oleh angka 2, tetapi tidak bisa
dibagi oleh angka 3. Misalnya nomor surat 2, 4, 8, 10, 14, …112.
Disebut batang tubuh, maksudnya kelompok
yang nomor suratnya habis dibagi oleh angka 3. Misalnya nomor surat: 3, 6, 9,
12, 15,…… 114.
Disebut sayap kanan, maksudnya
kelompok surat yang nomornya tidak dapat dibagi oleh angka 2 dan 3, atau sisa
kelompok 1 dan 2. Misalnya nomor surat :1, 5, 7, 11, 13 ……..113. Masing-masing
kelompok ini akan tepat terdiri dari 38 surat, pasti. Tabel lengkap. Nomor
surat sayap kiri, 38 surat
bernomor: 2, 4, 8, 10, 14, 16, 20, 22, 26, 28, 32, 39, 38, 40, 44, 46, 50, 52, 56,
58, 62, 64, 68, 70, 74, 76, 80, 82, 86, 88, 92, 94, 98, 100, 104, 106, 110, 112 .
bernomor: 2, 4, 8, 10, 14, 16, 20, 22, 26, 28, 32, 39, 38, 40, 44, 46, 50, 52, 56,
58, 62, 64, 68, 70, 74, 76, 80, 82, 86, 88, 92, 94, 98, 100, 104, 106, 110, 112 .
Jumlah
bilangannya adalah 2.166 atau 114 x 19.
Nomor
surat batang tubuh, 38 surat bernomor:
3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30, 33, 36, 39, 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, 66,
69, 72, 75, 78, 81, 84, 87, 90, 93, 96, 99, 102, 105, 108, 111, 114.
3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30, 33, 36, 39, 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, 66,
69, 72, 75, 78, 81, 84, 87, 90, 93, 96, 99, 102, 105, 108, 111, 114.
Jumlah
bilangannya total adalah 2.223 atau 117 x 19. Nomor surat sayap kanan, 38
nomor surat: , 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 25, 29, 31, 35, 37, 41, 43, 47, 49, 53, 55,
59, 61, 65, 67, 71, 73, 77, 79, 83, 85, 89, 91, 97, 95, 101, 103, 107, 109, 113.
Jumlah bilangan adalah 2.166 atau 114 x 19. Ini adalah bentuk serupa dengan kupu-kupu, kedua sayapnya simetris sempurna, sama-sama 114 x 19, batang tubuhnya 117 x 19
nomor surat: , 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 25, 29, 31, 35, 37, 41, 43, 47, 49, 53, 55,
59, 61, 65, 67, 71, 73, 77, 79, 83, 85, 89, 91, 97, 95, 101, 103, 107, 109, 113.
Jumlah bilangan adalah 2.166 atau 114 x 19. Ini adalah bentuk serupa dengan kupu-kupu, kedua sayapnya simetris sempurna, sama-sama 114 x 19, batang tubuhnya 117 x 19
8.
Angka 114 memiliki
keanehan dalam matematika
Angka
114 memilki karakter yang unik dalam
matematika. Walaupun sepintas terlihat tidak ada sesuatu yang istimewa, ia
bilangan bulat positif biasa, bukan bilangan prima, dan bahkan bukan bilangan
ganjil, sebagaimana yang ditunjukkan pada umumnya oleh tradisi Islam.
Beberapa alasan mengapa angka 114
adalah unik dalam matematika, ditemukan oleh para ilmuwan Muslim yang melakukan
penelitian Kitab mulia secara intensif. Pertama, ia membentuk angka yang
terdiri dari 6 x 19 dan bilangan prima
yang ke-114 adalah 619.
9. Mazmur 114
Mazmur 114 merupakan Mazmur yang menggambarkan tentang karya
penyelamatan Allah yang berpengaruh kepada keadaan alam di sekitar orang Israel
pada waktu itu. ini membuktikan kepada dunia yang belum percaya bahwa keluarnya
orang Israel bukanlah karena kekuatan manusia, keluarnya orang Israel dari
Mesir menjadi pertanda bahwa mereka milik Allah, ini menjadi perintah kepada
seluruh dunia mengenal kemahakuasaan Allah (Allahnya orang Israel).
Informasi-informasi yang ada di dalam Mazmur 114 adalah
informasi yang hidup yang pesannya tetap berlaku bagi kita yang membacanya
sampai saat ini. Dapat kita liat didalam mazmur 114 ini membuktikan kepada
seluruh manusia bahwa keluarnya orang Israel bukanlah karena kekuatan manusia.
10.
Bilangan 114 yang
ajaib
Sekali lagi, angka 114 sepintas lalu tidak istimewa. Kita
harus berterima kasih kepada para matematikawan yang telah melakukan studi
detil mengenai angka 114 ini, selama tahunan. Salah satunya adalah Prof. Dr
Bassam Jarrar warga Amerika keturunan Lebanon, dengan Noon Centre-nya.
Ia dibantu oleh Super Computer sehingga berhasil menggali
keistimewaan angka 114.
Fakta Pertama: Sebagaimana kita
tahu, saya telah menguraikan dalam my Notes sebelumnya dengan
angka 114, kita akan mendapatkan susunan Kitab Mulia yang berpasangan, 57 surah
homogen dan 57 surah heterogen. Berpasangan atau azwaaja ,
baik yang telah diketahui maupun yang belum diketahui (Qs, 36:36). Inilah
keajaiban susunan Kitab mulia, yang tidak mungkin didapatkan dari buku-buku
lainnya, apapun isinya dan bahasanya. (See my Notes, tentang
Kitab mulia berpasangan sempurna).
Fakta Kedua: Angka 114 adalah
kelipatan bilangan 19, bilangan prima yang digunakan sebagai kode utama Kitab mulia,
yaitu 6 x 19. Anehnya, kombinasi 6 dan 19, adalah bilangan 619
yaitu bilangan prima juga. Ia bilangan prima yang ke-114.
Supaya mudah bagi pembaca, di bawah ini ditampilkan tabel BP
hingga 619.
Pada tabel berikut, deretan Bilangan Prima. Angka 619 adalah BP
yang ke-114.
2
3
5
7
11
13 17
19
23 29
31 37
41 43
47
53 59
61
67 71
73 79
83 89
97 101
103 107
109 113
127 131 137
139 149 151
157 163
167 173
179 181
191 193 197
199 211
223 227 229
233
239 241 251
257 263
269 271
277 281
283
293 307 311
313 317
331 337
347 349
353 359
367 373
379 383
389 397
401 409
419 421
431 433
439 443
449 457
461 463
467 479 487
491 499
503 509
521 523 541
547 557 563
569 571 577
587 593
599 601
607 613
617 619
Kita dapat lihat, BP di atas disusun tiap baris ada 10 angka.
Semuanya, ada 11 baris ditambah baris ke-12 yang hanya sampai 4 angka saja.
Artinya, itulah angka ke-114 dari BP, yang menunjukkan bilangan 619.
Fakta Ketiga: Ternyata, angka 114
yang terlihat tidak istimewa, justru sebaliknya. Semua bilangan pada atau di dalam
angka ini (1 sampai dengan 114), terbagi menjadi 3 partisi simetris, layaknya
seperti kupu-kupu. Ditengah adalah batang tubuhnya (117 x 19) dan disampingnya
adalah kedua sayapnya (114 x 19). Partisi pertama adalah nomor-nomor Surat yang
dapat habis dibagi angka 2 (genap). Tetapi jika dapat habis dibagi angka 3,
angka tersebut masuk pada partisi kedua. Sedangkan partisi ketiga, adalah
nomor-nomor Surat yang tidak dapat dibagi 2 dan 3. Ajaib, semua partisi,
terdiri dari 38 Surat (2 x 19). Tepat, tidak kurang dan tidak lebih.
KESIMPULAN
Jadi, pemilihan angka 114 pada jumlah Surah
di Kitab Mulia bukan sembarangan, sepintas ia tidak istimewa. Padahal angka 114
dalam matematika adalah salah satu bilangan ajaib (The Magic Number. Sebagaimana
kupu-kupu, simetris sempurna kedua sayapnya, Batang tubuhnya adalah (117 x 19)
dan kedua sayapnya adalah (114 x 19). Fakta telah menunjukkan bahwa angka 114 dipilih karena istimewa ia akan diketahui ajaib jika para
pembaca memahami matematika. Ini sesuai dengan penggalan ayat yang berarti “Tuhan menghitung (menciptakan)
segala sesuatu dengan hitungan yang teliti, satu persatu atau math“
(Qs, 72:28).
DAFTAR PUSTAKA
Sangat bermanfaat .... terima kasih
BalasHapusTerima kasih ats keterangan nya.
BalasHapus